Friday, October 14, 2016

ILMU SOSIAL DASAR Tugas-2

Hubungan Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan

Penduduk adalah orang yang secara hukum berhak tinggal disuatu daerah atau wilayah dan mempunyai bukti kewarganegaraan yang sah, sedangkan masyarakat adalah hubungan-hubungan antar entitas-entitas yang membuat suatu jaringan. Kebudayaan adalah warisan tentang cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok. Dalam kehidupan masyarakat, kebudayaan merupakan pondasi yang sangat kuat karena setiap kegiatan yang ada pasti dilakukan berdasarkan budaya di daerah tersebut.
Masalah Penduduk di Indonesia
Jumlah, Pertumbuhan, Kepadatan, dan Susunan Penduduk merupakan masalah yang berkaitan dengan kuantitas penduduk Indonesia. Besarnya jumlah penduduk yang tidak sebanding dengan sumber daya manusia yang ada, mengakibatkan sulitnya masyarakat untuk memenuhi kebutuhaan hidupnya. Pertumbuhan penduduk yang begitu cepat dapat meyebabkan terjadinya peledakan penduduk. Kepadatan penduduk mengakibatkan penyebaran penduduk yang tidak merata sehingga menyebabkan kemiskinan, pengangguran, pemukiman kumuh, bahkan dapat menyebabkan tingkat kriminal yang tinggi.

Angka Kelahiran
Angka kelahiran dapat dibedakan menjadi tiga yaitu angka kelahiran kasar, angka kelahiran khusus, dan angka kelahiran umum.
1) Angka kelahiran kasar (Crude Birth Rate/CBR)
Adalah angka yang menunjukkan banyaknya kelahiran bayi setiap 1.000 penduduk. CBR dapat dihitung dengan rumus berikut ini.
2) Angka kelahiran khusus (Age Specific Birth Rate/ASBR)
Angka yang menunjukkan banyaknya kelahiran bayi setiap 1.000 penduduk wanita pada kelompok umur tertentu. ASBR dapat dihitung dengan rumus berikut ini.
3) Angka kelahiran umum (General Fertility Rate/GFR)
Angka yang menunjukkan banyaknya kelahiran setiap 1.000 wanita yang berusia 15 – 49 tahun dalam satu tahun. GFR dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut ini.
Dinamika dan Pyramid Penduduk
Dinamika Penduduk adalah perubahan jumlah penduduk di suatu daerah dari waktu ke waktu. Hal ini dipengaruhi oleh angka kelahiran, kematian, perpindahan/migrasi, pertumbuhan, dan kepadatan penduduk. Piramida Penduduk adalah grafik yang menyajikan data penduduk berdasarkan umur, jenis kelamin dan daerah suatu penduduk.
  1. Piramida Penduduk Muda (Expansive)
Suatu daerah terdapat angka kelahiran yang tinggi dan angka kematian yang rendah yang menyebabkan penduduk yang berumur muda banyak.
  1. Piramida Penduduk Stasioner (Granat)
Tingkat kelahiran dan kematian seimbang atau tetap (stasioner).
  1. Piramida Penduduk Tua (Constructive)
Menunjukan tingkat kelahiran yang rendah dan tingkat kematian sangat tinggi, sehingga pertumbuhan penduduknya rendah.
Penyebaran Penduduk dan Rasio Ketergantungan
Penyebaran penduduk dapat dibagi menjadi dua yaitu Penyebaran penduduk berdasarkan geografis dan berdasarkan administrasi pemerintahan. Rasio Ketergantungan (Defendency Ratio) adalah perbandingan antara jumlah penduduk usia 0-14 tahun ditambah dengan jumlah penduduk 65 (bukan angkatan kerja) dengan jumlah pendduk usia 15-64 tahun (angkatan kerja).
Kebudayaan
Kebudayaan adalah warisan tentang cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok. Kebudayaan memiliki 7 unsur, yaitu religi yang mengatur tentang keberadaan manusia dan Tuhan, Organisasi dan Kemasyarakatan yang mengatur tentang bagaimana masyarakat berorganisasi dan menciptakan berbagai aturan yang harus dipatuhi, Mata Pencaharian yang mengatur tentang cara manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan bekerja, Pengetahuan yang mengatur tentang hal-hal yang bisa membantu manusia agar bisa berkembang dengan pengetahuan, Teknologi tentang penciptaan alat dan benda yang membantu kehidupan manusia, Bahasa yang merupakan simbol suara maupun tertulis yang diciptakan untuk berinteraksi, dan Seni yang menunjukkan manusia adalah makhluk yang peduli dengan nilai estetika atau nilai keindahan.
Wujud dari kebudayaan dibedakan menjadi 3, yaitu Gagasan Budaya yang bersifat abstrak dan tempatnya ada dalam alam pikiran tiap warga pendukung budaya yang bersangkutan, Benda Hasil Budaya yang merupakan benda hasil karya manusia dan bersifat konkrit, dapat diraba dan dilihat, Perilaku Budaya yang berpola menurut gagasan yang ada. Wujud perilaku ini bersifat konkrit dapat dilihat dan didokumentasikan.
Norma Menurut Kekuatan Pengikatnya
Berdasarkan daya pengikatnya, norma dapat dibedakan atas beberapa jenis, yaitu :
  1. Cara (Usage) -> menunjuk pada suatu bentuk perbuatan pribadi. Contohnya makan nasi goreng biasanya menggunakan sendok, sehingga makan menggunakan tangan dianggap melanggar norma.
  2. Kebiasaan (Folkways) -> perbuatan yang diulang-ulang dalam bentuk yang sama. Contohnya mencium tangan orang tua pada waktu akan pergi.
  3. Tata Kelakuan (Mores) -> pengawasan baik langsung maupun tidak langsung oleh masyarakat terhadap anggotanya. Contohnya suatu masyarakat mempunyai aturan-aturan yang tegas dalam hal melarang pergaulan bebas antara pemuda dan pemudi.
  4. Adat Istiadat (Customs) -> kekuatan penyatuan setiap pola perilaku masyarakat. Contohnya upacara ngaben di Bali.
Pranata Sosial
  1. Pranata Keluarga
Keluarga terdiri dari kelompok kelompok yang memiliki pertalian hubungan darah , tali perkawinan , atau adopsi serta hidup bersama sama dalam kurun waktu yang tidak terbatas. Fungsi pranata sosial keluarga adalah pemenuhan kebutuhan  biologis, emosional, ekonomi, dan pengawasan social.
  1. Pranata Agama
Agama adalah seperangkat aturan yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan , manusia dengan manusia lainya , dan manusia dengan lingkungannya . Fungsi pokok pranata agama adalah bantuan terhadap pencarian identitas norma.
  1. Pranata Ekonomi
Sarana yang distandarisi untuk memelihara ketertiban dalam proses produksi dan distribusi barang dan jasa. Unsur penting dalam pranata ekonomi adalah Produksi, Distribusi, dan Konsumsi.
  1. Pranata Pendidikan
Proses yang menghasilkan penyadaran diri dan lingkungan sehingga menampilkan rasa percaya diri. tujuan pranata pendidikan  adalah memberikan ilmu pengetahuan, melatih agar seseorang dapat mandiri dalam mencari penghasilan, mendidik sikap.
  1. Pranata Politik
Serangkaian peraturan baik tertulis maupun tidak untuk mengatur semua aktivitas poitik dalam suatu masyarakat ataupun Negara. Fungsi pranata Politik  adalah membangun Norma melalui undang undang, melaksanakan Undang undang, melindungi pra warga negara Dari Serangan Bangsa atau negara lain , Menyelesaikan Konflik Yang terjadi diantara para anggota masyarakat.

Referensi:

Friday, October 7, 2016

ILMU SOSIAL DASAR




Ilmu Sosial Dasar adalah gabungan dari disiplin ilmu-ilmu sosial yang dipergunakan dalam pendekatan dan pemecahan masalah-masalah sosial yang timbul dan berkembang dalam masyarakat. Ilmu Sosial Dasar memberikan dasar-dasar pengetahuan umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial kepada mahasiswa, yang diharapkan cepat tanggap serta mampu menghadapi dan memberi alternatif pemecahan masalah dalam kehidupan masyarakat. Dengan begitu antara ilmu-ilmu sosial dan ilmu sosial dasar tidak ada perbedaan yang prinsipil.
Sedangkan tujuan Ilmu Sosial Dasar adalah pembentukan dan pengembangan kepribadian serta perluasan wawasan perhatian, pengetahuan, dan pemikiran mengenai berbagai gejala yang ada dan timbul dalam lingkungannya, khususnya gejala berkenaan dengan masyarakat dengan orang lain, agar daya tanggap, presepsi, dan penalaran berkenaan dengan lingkungan social dapat dipertajam.

 

 
Tujuan Mata Kuliah Dasar Umum di perguruan Tinggi dikarenakan beberapa hal yaitu:
  • Banyaknya kritik yang ditujukan pada sistem pendidikan di perguruan tinggi oleh para cendekiawan. Mereka berpendapat bahwa sistem pendidikan yang berlangsung masih berbau kolonial dan masih merupakan warisan sistem pendidikan pemerintah Belanda yaitu kelanjutan dari politik ‘balas budi / etisce politik ’ oleh Conrad Theodore van Deventer. Sistem pendidikan tersebut bertujuan untuk menghasilkan tenaga terampil agar menjadi ‘tukang’ yang mengisi birokrasi mereka di bidang administrasi, perdagangan, teknik dan keahlian lain dalam tujuan eksploitasi (pemerasan) kekayaan negara
  • Sistem pendidikan kita menjadi sesuatu yang elite bagi masyarakat kita sendiri sehingga kurang akrab dengan lingkungan masyarakat, serta tidak mengenali dimensi-dimensi lain diluar disiplin keilmuannya. Perguruan tinggi seolah-olah menjadi ‘menara gading’  yang menghasilkan tenaga-tenaga ‘tukang’ yang tidak atau kurang peka terhadap denyut kehidupan, kebutuhan, serta perkembangan masyarakat.
Sedangkan tenaga ahli yang dihasilkan oleh perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi tukang saja tetapi diharapkan mempunyai tiga jenis kemampuan yaitu personal, akademis, dan profesional.
a.       Kemampuan personal/ kemampuan kepribadian
Dengan kemampuan ini tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan sehingga menunjukkan sikap dan tindakan yang mencerminkan kepribadian Indonesia, mengenal dan memahami nilai-nilai keagamaan, kemasyarakatan, kenegaraan/ pancasila serta memiliki pandangan luas dan kepekaan terhadap berbagai masalah yang dihadapi masyarakat Indonesia.
b.      Kemampuan Akedmik
Adalah kemampuan untk berkomunikasi secara ilmiah, baik lisan maupun tertulis, menguasai peralatan analisa, mampu berpikir logis, kritis, sistematis, dan analitis. Memiliki kemampuan konsepsional untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi serta mampu menawarkan alternatif pemecahannya.
c.       Kemampuan Profesional
Adalah kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan. Tenaga ahli diharapkan memliki pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi dalam bidang profesinya.
 
Pada dasar nya pengelompokan ilmu pengetahuan dapat dikelompokan menjadi tiga yaitu adalah Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, dan Ilmu Pengetahuan Budaya atau yang lebih umum disebut adalah Ilmu Pengetahuan Humaniora. 

Pengelompokan ilmu pengetahuan ini yang mendasari pengembangan Ilmu Alamiah Dasar, Ilmu Sosial Dasar, dan Ilmu Budaya Dasar, Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Alamiah Dasar bisa di satu keterkaitkan dengan IPA Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu Sosial Dasar bisa di satu keterkaitkan dengan IPS Ilmu Pengetahuan Budaya dan Ilmu Budaya Dasar bisa di satu keterkaitkan dengan Humaniora pada dasarnya semuanya saling keterkaitkan dengan salah satu bidang yang sama dan tujuan yang sama.

Penjelasan Ilmu Pengetahuan Alam adalah istilah yang digunakan yang merujuk pada rumpun ilmu dimana obyeknya adalah benda-benda alam dengan hukum-hukum yang pasti dan umum, berlaku kapan pun dimana pun. sedangkan dari sisi Ilmu Alamiah Dasar adalah mempelajari tentang metode - metode ilmu kealaman dalam menjelaskan gejala - gejala alam secara lebih filosofis.

Penjelasan Ilmu Pengetahuan Sosial adalah sekelompok disiplin akademis yang mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosialnya. Sedangkan Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah - masalah sosial, khususnya masalah - masalah yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia, dengan menggunakan teori - teori seperti (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu - ilmu sosial seperti (Geografi Sosial, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Politik, Ekonomi, Psikologi Sosial dan Sejarah).
 
Penjelasan  Ilmu Pengetahuan Budaya adalah ilmu-ilmu pengetahuan yang dianggap bertujuan membuat manusia lebih manusiawi, dalam arti membuat manusia lebih berbudaya. Kategori yang tergolong dalam ilmu ini seperti (Teologi, Filsafat,H ukum, Sejarah, Filologi, Bahasa, Budaya & Linguistik (Kajian bahasa), Kesusastraan, Kesenian, Psikologi). Sedangkan Ilmu Budaya Dasar adalah suatu ilmu yang mempelajari dasar dasar kebudayaan pola yang terjadi dalah kehidupan sehari - hari dalam manusia.
 
Perbedaan antara Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu Pengetahuan Sosial
  1. Ilmu sosial dasar diberikan di Perguruaan Tinggi, Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan di sekolah dasar dan sekolah lanjutan.
  2. Ilmu sosial dasar merupakan mata kuliah tunggal sedangkan ilmu pengetahuan sosial dasar merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran(untuk sekolah lanjutan).
  3. Ilmu Sosial dasar diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedang ilmu pengetahuan social diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan keterampilan intelektual.
Persamaan antara Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu Pengetahuan Sosial
  1. Kedua-duanya merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan.
  2. Keduanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
  3. Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari kenyataan sosial dan masalah sosial
 
Contoh masalah sosial di lingkungan perumahan seperti memberlakukan dana iuran bulanan untuk pelayanan kebersihan dan keamanan lingkungan perumahan, kendala yang muncul adalah pihak warga yang kurang memiliki kesadaran untuk membayar iuran tersebut sehingga pihak RT yang sudah menunjuk seorang bendahara harus mendatangi warga nya dari rumah ke rumah sedangkan pihak pelayanan kebersihan dan keamanan harus segera di berikan gaji nya.
Solusi untuk kondisi tersebut adalah pihak RT memberikan wadah komunikasi untuk memberikan segala informasi kepada warga nya dari perihal pengeluaran dan pemasukan dana kas serta informasi warga mana yang masih belum memenuhi kewajiban nya untuk membayar iuran bulanan tersebut.